Gerakan literasi yang dikumandangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bertujuan meningkatkan kecerdasan masyarakat Indonesia yang akan bermuara pada masyarakat yang unggul dan kompetitif. Dalam mendukung gerakan literasi tersebut, Kantor Bahasa Maluku sebagai salah satu UPT Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan program pelatihan menulis, penerbitan antologi cerita rakyat, dan gebyar literasi di tiga kabupaten/kota di Provinsi Maluku. Demikian pula halnya dengan Pemerintah Kota Ambon yang telah turut memberi penguatan gerakan literasi pada masyarakat Kota Ambon selama ini. Buku ini merupakan Antologi Cerita Rakyat Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, berisi 35 buah cerita rakyat yang ditulis oleh guru-guru yang telah mengikuti pelatihan menulis cerita rakyat. Buku ini hadir ke hadapan masyarakat Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease dan masyarakat Indonesia lainnya untuk memperkaya khazanah bahan bacaan literasi tentang cerita rakyat Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease. Nilai-nilai edukasi yang terkandung di dalam antologi cerita rakyat ini menjadi referensi bagi penguatan pendidikan karakter siswa dan pengenalan jati diri.